25 Januari 2012

my first book

Hello cemans cemans . .

gue sempet janji kalo gue akan lebih sering update blog seperti dulu persis kaya masa SMA. nyatanya gue malah nelantarin Blog gue.. lagi. nyaris lebih dari tiga minggu. di kehidupan nyata gue sedang sangat teramat sibuk karena dua hal penting yang nggak mungkin gue tinggalin karena akan menentukan masa depan gue. apa aja itu?

Pertama, UAS.

Minggu-minggu awal januari gue menjalani masa-masa UAS semester lima (yang gelap gulita dan suram) selama 2 minggu. jadinya gue lebih sering bertapa didalam kos-an. buka-buka buku. duduk manis dan belajar dengan giat. mata kuliah yang gue hadepin kali ini agak sangar-sangar. gue dihadapkan pada beberapa praktikum akuntansi yang berisi ratusan cell excel dan berlapis-lapis flowchart. apalagi mata kuliah akuntansi keungan lanjutan. liat bukunya aja gue pengen bunuh diri. selain itu paketan Blackberry gue abis. alhasil gue selama dua minggu itu jadi anak alim yang nggak nyentuh social network sama sekali. dan sekarang, setelah semua itu berakhir. gue kembali.

jangan tanya bagaimana kabar UAS gue. gue sekarang agak sensitif. *buang muka*

Kedua. Buku.

eheeemm.. . dibeberapa post yang lalu (gue lupa post yang mana) gue pernah bilang kalo gue sedang iseng mengotak-natik naskah buku personal literatur yang gue pernah tulis ketika gue masih duduk dibangku SMA. setahun terakhir gue memang melanjutkan tulisan gue tersebut. gue mulai membentuk plotnya. membangun endingnya. dan menyusun startingnya. setelah naskah gue jadi, gue memutuskan untuk berkonsultasi kebeberapa penulis yang udah profesional. gue juga berkonsultasi kepada beberapa temen gue yang doyan baca fiksi. mereka banyak memberikan masukan yang berarti. gue revisi lagi. gue serahin ke mereka untuk di review. dan setelah semua fix. gue memberanikan diri untuk mengirim naskah keberapa penerbit kecil di Jogja dan satu penerbit besar di jakarta.

setelah menunggu cukup lama , naskah gue diterima oleh disatu penerbit di Jogja. dan satunya di Jakarta (Bukune). tapi gue menerima “pinangan” dari Bukune. karena mereka yang menghubungi gue duluan.

gue masuk ke tahap pengeditan naskah yang lebih modern dan profesional. gue di bantu Bang Fial (@syafial) dalam merevisi naskah.. naskah full total dia yang ngedit, gue leyeh-leyeh dikosan. ya gue memang penulis durhaka. hasil revisinya memuaskan. tulisan gue yang awalnya biasa-biasa aja, eyd carut marut, layout berantakan. berubah menjadi tulisan keren. ya sebelas-duabelas lah ama tulisannya Andrea Hirata. *dipentung satpam*. kata Bang fial jika naik cetak, naskah gue mungkin akan setebal 240an halaman. cukup tebal buat ganjal pintu dan nimpuk tikus hingga tewas. selain lucu, harapan gue buku gue juga multifungsi. bisa jadi ganjal pintu yang gaul.

Naskah gue, setelah di permak sedemikian rupa

Sedikit tentang buku gue.

buku gue berjudul “Curcol si Rantau Kacau”, sebagaimana layaknya buku personal literatur kebanyakan. buku ini berisi tentang kehidupan gue dari sudut pandang comedy. secara garis besar buku ini bercerita tentang kehidupan perantauan gue di pulau jawa, di kota malang. ada tentang gue pertama kali naik pesawat, naik kereta api. culture shock dengan makanan jatim. ada juga kehidupan gue dikampus sebagai mahasiswa akuntansi oon. dan lain-lain.
kemaren gue di BBM ama Bang Fial tentang konsep cover buku gue, kira-kira seperti ini lah :

cover novel gue nantinya.

yang desain cover gue adalah Bang Faza (fazaMeonk / @komikNGAMPUS) author dari Komik NGAMPUS (you should buy this comic. super funny!) dan setternya mbak gita (@gigigitz)
rencananya buku gue ini akan rilis febuari akhir atau nggak maret awal.

kalo ada kabar terbaru tentang Buku gue nanti gue kabarin lagi di blog atau di twitter (follow >> @adygila). “curcol si Rantau Kacau” ini adalah buku pertama gue yang akan diterbitkan. ya.. GUE DEG-DEG-AN BANGEEEEEEEETT !! seneng banget rasanya.

oke deh nanti kalo ada perkembangan gue update di blog lagi. kali ini segini dulu kali ya.. SEE U NEXT !! :D

21 Desember 2011

Ceker SETAAN !

Hoolaaaa!

pada kesempatan kali ini gue mau update dikit aja. hmm . . gue cuma mau menyatakan : “tingkat kegaulan gue sebagai anak gaul Malang meningkat 57%”

Yeaahh!

Mengapa bisa begitu?

oke gue jelasin. kenapa tingkat kegaulan gue sebagai anak gaul malang bisa meningkat tajam seperti itu. 2 minggu lalu, gue diajak temen-temen gue untuk makan malem “ceker Setan”. kuliner ini sedang sangat ngetren. di Malang sendiri lagi musim banget anggota tubuh setan di mutilasi lalu dijual satu-satu. terus di pedesin. entah setan salah apa. terciptalah kuliner-kuliner serba setan ini di Malang. kayak ‘ceker setan’ , ‘kepala setan’, ‘sayap iblis’, ‘mie setan’, dan ‘pecel setan’.

agak bingung ya baca postingan gue kali ini? iya gue juga yang nulis sebenarnya bingung -___-“

*kemudian ada hening panjang*

gini, pada postingan kali ini, gue mau cerita kalo minggu lalu gue wisata kuliner ketempat makan paling ngetren di Malang. “ceker Setan”. jangan dibayangkan ada pemutilasian para setan lalu cekernya di asam manis. bukan. Ceker setan sebenarnya adalah ceker Ayam biasa yang di Bumbu Bali. ceker ini menjadi unik karena hanya buka di Malam hari mulai dari jam 10 malam. lokasinya di Jalan Bandung malang. keunikan lainnya adalah. . pedesnya minta ampun! sekali ngisep ntu ceker pengen teriak “seeeetaaaaaaaan” karena saking pedesnya

jualannya juga sederhana, cuma gerobak kecil. tapi yang ngantri banyak banget. saking banyaknya pengunjung yang datang dikasi nomor antrian, ya ngalah-ngalahin Bank konvensional aja. -__-“ misalnya elo datang jam sepuluh malem, sudah di pastikan lo bakal dapat nomor antrian ke 40an. itu artinya. lo baru bisa makan ntu ceker. jam 1 malam. . gue ulangin. . jam 1 malam. nggak heran sih, yang ngantri banyak banget. makanya lama.

Penampakan “ceker Setan” :

Lihatlah ceker berlumuran biji Cabe itu. . lihatlah sodara-sodara.

benda ini bukan kaki alien.

di warung ini juga jual varian lain yakni ‘kepala setan’ dan ‘sayap iblis’. tapi gue gagal beli karena kehabisan terus. katanya sih paling enak itu. tiap kesana gue dapat ceker lagi, ceker lagi -____-
untuk harga, murah banget. cekernya ga di hitung perporsi melainkan perbiji. 1 ceker harganya cuma seribu!, sayap ama kepala harganya 2 ribu. gendheng! murah banget kan?? kantong mahasiswa banget!

gue sebenarnya ga kuat pedas -__- tapi gue paksa biar gue tampak gaul dengan makan ceker ngetrend ini. tapi hasilnya : gue mencret-mencret 2 hari. dari sini gue mendapat pelajaran berharga : untuk gaul itu butuh pengorbanan, mencret sekalipun.

ceker setan cocok banget buat tantangan yang doyan makan pedes-pedes. ! selamat mencoba ! :0

see you next~~
(follow @adygila eaaaa. . ) #ngalay

11 Desember 2011

Hal-hal yang gue pikirkan ketika gue memutuskan untuk membeli VCD/DVD bajakan



Pada post kali ini gue akan nulis tentang hal-hal yang gue pikirkan ketika gue memutuskan untuk membeli VCD/DVD Bajakan. oke here there are :

1. Alasan Utama gue membeli VCD/DVD bajakan adalah harga. kalo di bandingkan antara Bajakan ama Original, Bajakan Harganya miring banget-bangetan. beli original 59ribu cuma dapat 1-2 keping, untuk bajakan cuma dengan 8ribu udah dapat.

2. Bajakan sangat update. Original biasanya keluar paling cepat 6 bulan (biasanya 1 tahun) setelah tayang di Bioskop. Bajakan udah keluar bahkan sebelum film itu premier di bioskop.

3. Membeli Bajakan itu mudah. gue bisa membeli Bajakan dimanapun. di Mall, di pasar, bahkan ada beberapa Ruko yang menjual ekslusif VCD/DVD bajakan.

4. Membeli Original itu rumit. pertama, untuk membeli original gue harus ke Kota dulu. kenapa? karena dipelosok ga ada yang jual. bagaimana mungkin kita membeli sesuatu yang tidak dijual orang? mungkin kalo di Jawa gampang. di Kalimantan rada sulit. gue minimal harus ke Samarinda atau ke Balikpapan dulu untuk beli original (dan seingat gue, ruko original di Samarinda udah close yang di Mall -..- )

5. gue nonton film bajakan tidak lebih dari dua kali per/film

6. jika disuruh milih antara membeli original atau Bajakan, gue sangat interest untuk punya original, tapi ada daya kantong cuma sanggup beli bajakan

7. Buat yang ga pernah beli original, berikut adalah kelebihan dari original ketimbang membeli bajakan :
• kualitas Original dan bajakan itu bagai langit dan bumi, dari segi kualitas gambar, cover, suara. kalo ada Bajakan yang gambar dan suaranya bagus, itu juga karena pembajak membajak original (jadi originalnya di duplikat dan di perbanyak)

• di Cover Original tercantum sangat lengkap berbagai hal penting yang menarik. yang tidak akan kita temui di bajakan.

• dalam Original biasanya menyediakan banyak fitur tambahan, seperti aftereffect dari film tersebut, behind the scene, wawancara dengan cast (artis dan sutradara) dan produser yang membuat kita makin tertarik dengan film. jadi kita tidak hanya menonton film mentah mentah. kita juga bisa melihat film secara “telanjang”

• kualitas Teks dari original sangat bagus, soalnya di kerjakan secara profesional oleh ahli bahasa yang memang berkualitas, bukan seperti bajakan yang cuma transletan kasar. bahkan sering beolong-bolong.

• umur bajakan itu rendah. biasanya setelah 4 hingga 5 kali putar secara full discnya udah lecet, dan gambar/suaranya macet-macet. sedangakn original umurnya unlimited kecuali Discnya elo patahin

• Semakin sering elo beli original, makan semakin keren film-film di masa depan. ya. royalti yang kalian bayar akan merangsang produser untuk membuat film yang jauh lebih keren.

• Original itu selain cuma untuk di tonton/didengarkan. bisa juga di jadikan koleksi dan layak untuk Pamerkan. karena tidak semua orang bisa membeli yang original

8. VCD/DVD bajakan pada hakikatnya adalah barang-barang ilegal. dan semua transaksi barang ilegal itu adalah tindakan kriminalitas layaknya membeli minuman keras tak berijin dan membeli narkoba. biasanya orang membeli barang ilegal secara diam-diam, di gelap-gelapan atau di kirim lewat jasa kurir yang ilegal juga. tapi bagaimana mungkin gue bisa merasa bersalah jika gue bisa membeli bajakan yang sebenarnya ilegal selayaknya bertransaksi secara legal? gue bisa membeli bajakan di Mall, di pasar. bahkan di pakein kresek dan gue tenteng-tenteng dengan santai.

9. gue lebih suka membeli original untuk musik. entah mengapa ada kebanggan tersendiri ketika gue punya originalnya. gue merasa sangat ganteng. baisanya gue pajang di dalam mobil, atau gue susun di rak yang rapi. sedangkan untuk bajakan gue biasa beli untuk film. selain karena yang film lebih mahal (banget), film juga paling gue tonton sekali, sedangkan musik gue dengarkan berkali-kali.

10. Ketika gue ngambil Bajakan dari raknya di toko. selalu ada pikiran “suatu hari nanti gue pengen beli yang original kalo emang udah keluar”. terus gue membayarnya di kasir. dan ketika yang original benar-benar keluar. ketika gue udah di Store yang ori. selalu muncul pikiran” anjriit mahal banget. beli bajakan aja deh”

11. gue bingung, kemana larinya DVD/VCD bajakan yang gue beli setelah gue tonton. kebanyakan dari mereka lenyap entah kemana. ada yang nyelip, ada yang dipinjem ama temen dan hilang.


7 Desember 2011

Stand up comedy ! bareng Raditya Dika dan TUC !

Halo. . . *dadah-dadah* *masang muka tanpa dosa*

Oh ya ya, gue punya Blog. sumpah lupa. -__-" *digampar mpok nori pake kompor gas* gue ngerasa berdosa banget ama blog gue, udah beberapa bulan gue telantarin. sekarang penuh dengan sarang laba-laba. gue liat ada gelandangan tidur. gue sekarang lagi sibuk banget dikampus jadi rada nggak sempet gitu posting~~(lah emang ada yang baca blog elo dy?) gue sekarang lebih sering update di Twitter karena menurut gue nulis di twitter itu lebih simple dan lebih mudah.

eniwei

kamis kemaren gue berkesempatan buat nonton stand up comedy nya Raditya Dika di kampus gue, universitas Brawijaya dalam kegiatan workshop creative bareng TUC (@tuctime). ga tau TUC? sumpah? ituloh kue dari Kraft yang enak banget. yang iklannya ada cowok galau naik skuter terus dia ngambil helm orang dan. . dia telan.. *kemudian ada hening yang panjang*

ini kali kedua gue nonton langsung talkshownya Raditya Dika. (pernah gue posting disini). tapi kali ini agak berbeda. kalo yang kemaren gue nonton dia promosi Buku komik keduanya yang berjudul Kambing Jantan. Kali ini dia talkshow lebih ke ngasi materi tentang how to be a good comedian writer dan bagaimana cara menggali materi untuk sebuah stand up comedy.

acaranya seru banget-bangetan. dan tiketnya murah banget. gue tinggal beli tiga pack dari TUC rasa apa aja. dan gue dapat 1 tiket gratis nonton talkshow.

entah mengapa kali ini gue ngerasa beruntung banget-bangetan. karena pada kesempatan kali ini gue bisa di ajarin stand up comedy langsung ama mbahnya stand up comedy Indonesia, siapa lagi kalo bukan si Radit. gue di panggil ke atas panggung ama Raditnya langsung. nggak pake teori ini itu, gue langsung Praktek Man !!

bagi gue Stand Up comedy sangatlah menarik. Stand Up comedy ternyata tidak sesederhana yang gue liat di Kompas TV. gue ngira cuma berdiri diatas panggung, terus ngelawak. butuh wawasan yang luas dan latihan yang keras untuk bisa memanen tawa. butuh persiapan yang matang untuk menggali ide dan menyusun sebuah materi. persiapan yang matang buat ngelawak cuma 10-15 menit! kalo kata orang jawa. Gendheng !

pria itu gue, bukan manusia setengah babi guling. terima kasih

pengalaman yang sangat menarik bagi gue . hehe

eniwei gue juga hepi banget, selain bisa ketemu langsung, bisa di ajarin stand up, gue juga dapat tanda tangannya langsung di novel marmut merah jambu gue.

ini buku gue di corat-coret ama Raditya Dika -___-

Oke demikian dulu ya. see you next !

(Follow gue di twitter ya @adygila , gue lebih update kalo disana)


14 Agustus 2011

Puasa

Hap hap

gimana puasa kalian guys? Udah ada yang bolong? (bolong? Emang Ban) Udah ada yang pecah? (Pecah? Emang perawan?) kalo gw sih masih full (full? emang ngisi bensin?)

puasa kali ini gw seneng banget, karena pada akhirnya gw bisa puasa full satu bulan di rumah karena puasa kali ini pas banget ama liburan semester, urusan KRS, bayar SPP dan lain-lainnya gw titipin ke temen-temen gw di Malang. Jadi gw bisa leha-leha di rumah deh.

Ge tahun lalu udah ngerasaain puasa di Malang dan mengenaskan sekali, selama dimalang gw ya saur, ya makan malam, ya buka. Makanannya beginian

nasi kotak hasil ngantri ta'jil di masjid kampus

Tetapi kalo gw di Tenggarong, semua berubah jadi gini.


*kalap*

Gw baru bisa posting hari ini karena gw. . . lupa gw punya Blog *dipentung*, selain itu gw juga lagi sibuk-sibuknya dirumah, liat aja skejul gw di bawah ini

Jam 12 : bangun tidur terus main pes kerumah sukma
Jam 5 : pulang kerumah, jemput adek gw yang kecil di Dini, jalan ke pasar Ramadan buat beli ta’jil
Jam 5.45 : udah dirumah lagi, leha-leha di sofa ruang tamu, twitteran
Jam 6.30 : buka puasa terus kekenyangan
Jam 7.30 : ke masjid untuk teraweh (kalo lagi mood)
Jam 9 : makan malam ronde kedua (belas) terus begadang main pes nunggu saur.
Jam 4 : saur sambil main #sawityowit di twitter
Jam 5 : habis subuh, tidur lagi ampe jam 12

Liat kan betapa SIBUKnya gueeeee *monyong* *dikejar bencong*

Okedeh, semoga puasa kita tahun ini barokah dan bisa full ya cemans2 :3 gw mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa!

19 Juli 2011

Review Poconggg juga Pocong #PJP @poconggg


Semua penghuni twtter mungkin udah nggak asing lagi dengan akun misterius milik setan gagal tak bertangan yang kerjaannya bikin galau timeline tiap malam Minggu, @poconggg , lo juga nge-follow bukan? Beberapa minggu lalu akhirnya buku yang dia tulis (entah dengan apa dia ngetik, setau gw pocong tangannya diiket) terbit. “poconggg juga pocong”.

Awalnya gw nggak tertarik dengan bergentayangannya buku ini di gramdia, namun setelah membaca mentionnya @poconggg yang kebanyakan menyebutkan bahwa buku ini lumayan asyik buat di baca. Gw pun akhirnya terhasut untuk kejurang kegelapan bersama Abg-Abg labil lainnya, yakni ikutan beli bukunya. Tapi ternyata beli bukunya nggak semudah yang gw kira.

Gw harus jungkir balik di gramedia, jumpalitan berebut buku, terus ngantri ngular ampe keluar gramed, namun naas, bukunya malah habis setelah 4 antrian di depan gw, dan itu terjadi berkali-kali. Sempet nyerah untuk dapat bukunya, beruntung, gw ketemu @faristoteles , junior gw di kampus, yang iklas gw suruh ngantri berjam-jam di gramed, desek-desekan, dengan imbalan seribu rupiah. Yes.

Oke, to the point, post kali ini gw akan mereview bukunya @poconggg , poconggg juga pocong,

Sinopis :

Buku poconggg juga pocong, mau di bilang sebuah personal literature, bukan, soalnya ini buku menceritakan setan,bukan orang, mau bilang ini biografi, tapi isinya bukan tentang semasa hidup orang, tapi malah mencertiakan tentang semasa mati orang. Jadi agak bingung mau di kategorikan apa buku ini, tapi di belakang bukunya ditulis bahwa buku ini termasuk novel, oke kita ngikut aja.

Jadi inti buku ini adalah menceritakan tentang kehidupan Poconggg si setan cupu yang nggak punya kemampuan apapun selain melompat dan melompat. Akhirnya di disisihkan dari pergaulan setan, sampa akhirnya dia pun ngeliat fenomena remaja Zaman sekarang yakni TWITTER, dia pun memutusnya merubah pola pikir setan yang nakutin dengan bergentayangan malam hari menjadi bergentayangan di dunia Maya.

Diceritakan pula poconggg yang di tantang oleh pocong jawa bernama Anjaw untuk nakutin orang dan akhirnya terjebak di portal yang tertutup. Cerita tentang kisah cintanya bersama Seilla semasa hidup, dan datenya dengan pocong bernama Dea. Ada konsultaconggg , ada PrediksiPoconggg, dan banyak lagi cerita seru lainnya, dmana semuanya di kemas secara humoris dan mengundang tawa.

Pendapat gw tentang buku ini :

Secara menyeluruh buku ini cukup menggelitik, dan ringan untuk di baca, terutama bagi mereka yang agak malas baca buku dan lebih suka nonton film, bahasanya juga cukup ringan sehingga humornya ga perlu mikir terlalu panjang dan lama kita langsung dapat klimaksnya. Bab yang paling gw yakni bab “first Date” (semua kebanyakan juga suka bab ini, jadi menurut gw you should read that chapter)

Tapi. . .

Ada beberapa hal yang sedikit gw sayangkan dari buku ini, walaupun buku ini kocak, tapi humor yang gw dapat dari buku ini ga se “wah” yang gw bayangkan, kebanyakan ininya adalah pengulangan dari Joke-Joke yang pernah dia keluarkan di twitternya, bukan sesuatu yang baru lagi sehingga pas gw baca buku ini, gw selalu ngerasa. “ah kayanya gw pernah baca joke ini deh di twitternya” dan itu terjadi berulang-ulang. Joke dalam satu bab terkadang nggak jarang gw temuin lagi di bab setelahnya. Jadi berasa sedikit garing.

Contoh aja seperti tentang joke mencari pacar seperti mencari angkot, dan puisi AADC yang sudah pernah dia tulis di twtter. Dia tulis lagi di buku dengan sedikit pemanis di bukunya, dan juga bab “Pray for Aa” yang copas dari blognya. Dan gw Cuma bisa narik nafas dan menghembuskannya lagi sambil mendesah “yaahhh ini kan gw udah pernah baca sebelumnya. . “ semacam Anti-klimaks, juga yang gw sayangkan adalah pada Bab Konsultaconggg, ada joke tentang berteman dengan 356 teman yang berbeda supaya dapat traktiran terus tiap hari. Ini jelas copas jokenya Alit susanto (@shitlicious)

Versi @Poconggg dalam buku #PJP

versi @Shitlicous (link)

eniwei Bab konsultaconggg mirip ama joke ramalan bintangnya Raditya dika (@radityadika) di novel pertamanyanya. Kambingjantan, plesetannya ramalanan bintang gitu deh. jadi berasa "yahh.. poconggg kok ga kreatif gini yah"



Bukunya juga terlalu tipis menurut gw, jadi berasa makan di McD, makanannya enak tapi porsinya dikit.

Overall rating yang bisa gw kasi adalah >> (6.9/10)

Selamat membaca :)

toolbar

 
Copyright (c) 2010 adygila. Design by WPThemes Expert

Themes By Buy My Themes and Web Design.